Minggu, 27 Januari 2013

Air Laut,Mengapa rasanya asin?

   
     Pernakah agan pergi ke pantai atau menaiki perahu untuk mengarungi lautan? Hamparan air laut yang begitu luas dan airnya yang terlihat berwarna menambah keindahan suasana laut. Tiga perempat bagian dari bumi memang dipenuhi oleh air laut. Laut tidak hanya terdiri air,melainkan juga merupakan habitat dari berbagai makhluk hidup. Makhluk hidup yang tinggal di dalam laut terdiri dari tumbuhan dan hewan. Pada umumnya,tumbuhan yang dapat hidup di air adalah ganggang yang memiliki warna-warna tersendiri sesuai namanya,misalnya ganggang hijau dan ganggang biru. Karena itulah, jika bumi dilihat melalui satelit luar angkasa,akan terlihat berwarna biru kehijauan.


   Air laut itu sebenarnya merupakan kumpulan dari air asin yang jumlahnya sangatlah banyak,lalu bermuara di lautan luas yang biasa kita kenal dengan nama samudera. Mengapa air laut rasanya asin? Perlu agan ketahui bahwa air laut terdiri dari 96,5% air murni dan sisanya terdiri dari garam-garaman,gas-gas terlarut,bahan-bahan oraganik,dan partikel-partikel lain yang tidak terlarut. Meskipun rata-rata air laut di planet kita memiliki kandungan garam  sebanyak 3,5%,tetapiada pula laut yang memiliki kandungan garam yang berbeda. Laut yang paling tawar atau paling sedikit kandungan garamnya adalah air laut di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothnia. Keduanya merupakan bagian dari Laut Baltik. Sedangkan laut dengan kadar garam tertinggi adalah Laut Merah,itu dikarenakan suhu lingkungannya cukup tinggi dan sirkulasi terbatas yang membuat penguapan air laut menjadi tinggi mengakibatkan masukan air dari sungai-sungai sedikit. Tingginya kadar garam di Laut Merah membuat kita bisa mengapung di atasnya. Ada puladanau yang menempati titik terendah di bumi,yaitu Danau Laut Mati. Danau ini memiliki kadar garam yang sangat tinggi hingga mencapai 32%. Oleh karena itu,tak ada satupun makhluk hidup yang dapat hidup di danau ini.

     Para ilmuwan menjelaskan pada kita kalau laut terbentuk sekitar 4,4 miliar tahun yang lalu. Pada saat itu,bumi yang sedang terbentuk mulai mendingin karena aktivitas vulkanik mulai berkurang. Debu-debu vulkanik yang ada menutupi atmosfer bumi sehingga sinar matahari menjadi terhalang,yang menyebabkan uap air di atmosfer terkondensasi(berubah wujud ke wujud yang lebih padat) dan membentuk awan hujan. Hujan yang cukup deras  ini mengisi cekungan-cekungan yang ada di bumi dan akhirnya membentuk lautan. Lama-kelamaan,sinar matahari kembali menyinari bumi dan langit pun kembali cerah. Adanya sinar matahari menyebabkan air laut mengalami penguapan. Hujan yang kembali terjadi menyebabkan batuan yang terdiri dari berbagai macam garam mineral ini menjadi lapuk dan kemudian terbawa ke laut. Lama-kelamaan,garam mineral yang terbawa ke laut pun semakin banyak. Hal inilah yang menyebabkan air laut kita sekarang ini terasa asin.
Captain Grimm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gan harap komentarnya^^.Komentar agan sangat dibutuhkan bagi blog ini
Harap Tidak Melakukan:
-SPAM
-Mengejek unsur SARA
-Menggunakan bahasa kasar