Minggu, 24 Februari 2013

Awan Mammatus,Awan Unik Namun Berbahaya

   
     Awan mammatus merupakan salah satu awan yang memliki bentuk yang unik. Bentuknya seperti kantung-kantung yang bergantungan di angkasa. Nama mammatus sendiri diambil dari bahasa Latin yang berarti ambing atau payudara. Awan mammatus atau dikenal juga dengan sebagai awanmammatocumulus ini sebenarnya adalah sebuah istilah meteorologi yang dipakai untuk menggambarkan pola selular yang tergantung pada bagian bawah dasar awan. Disebut dengan awan  mammatus karena bentuknya yang memang mirip dengan payudara seorang wanita.

     Bentuknya yang indah sebenarnya tak seindah karakteristiknya. Jadi,jika kita naik pesawat terbang harus berhati-hati saat melalui awan ini,karena sangat berbahaya untuk dilalui oleh sebuah pesawat terbang. Awan ini juga sering dikaitkan dengan tanda-tanda akan turunnya hujan badai. Biasanya pada saat hujan yang ditandai dengan adanya awan mammatus ini seringkali menghasilkan badai atau bahkan sebuah tornado.

     Awan seperti ini biasanya muncul di daerah Amerika Serikat. Bentuknya seperti kumpulan lobus atau gumpalan-gumpalan. Sebuah lobus awan biasanya berisi es,kadang juga bisa berupa campuran es dan air atau hampir seluruhnya berisi air.
Captain Grimm
readmore »»  

Awan Pyrocumulus,Awan Panas Yang Ganas

   
     Sesangar apakah pyrocumulus ini? Fenomena awan pyrocumulus sangat berkaitan erat dengan panas. Awan ini terbentuk karena panas yang meluas dan hebat dari suatu daerah yang membentuk awan cumulus. Panas pembentukannya bisa diperoleh dari gunung berapi,kebakaran hutan,ledakan nuklir dalam bentuk awan yang menyerupai jamur.

     Awan pyrocumulus mengandung gerakan tidak teratur yang hebat yang mengakibatkan angin ribut di permukaan yang dapat membperburuk kebakaran besar. Pyrocumulus yang besar,terutama yang berpadu dengan erupsi vulkanik,bisa juga menciptakan petir. Proses ini belum sepenuhnya dipahami,tapi mungkin kaitannya dengan perpisahan muatan yang disebabkan turbulansi hebat,dan mungkin dari partikel abu yang ada di awan dan merupakan proses alam. Awan pyrocumulus yang menghasilkan petir sebenarnya merupakan awan tipe cumulonimbus,setelah bergabung akhirnya membentuk awan petir dan disebut awan pyrocumulonimbus.
Captain Grimm

readmore »»  

Minggu, 03 Februari 2013

Awan Morning Glory,Awan Unik di Pagi yang Cerah

     
     Awan dengan bentuk yang unik merupakan fenomena yang sangat indah yang bisa kita lihat. Salah satunya adalah fenomena awan morning glory. Sesuai dengan artinya,tentu pemandangan awan ini terlihat seindah pagi yang cerah. Awan ini bisa kita lihat di langit mana saja di dunia,namun kemunculannya sulit untuk diperkirakan dan jarang sekali terjadi.Satu-satunya tempat di mana awan morning glory ini dapat diperkirakan kemunculannya yaitu di Teluk Carpentaria di bagian selatan Australia,tepatnya di pemukiman di Burketown.

     Awan morning glory ini bisa diamati di Burketown pada bulan September sampai pertengahan bulan November atau pada musim gugur. Pada pagi hari,kesempatan untuk melihat awan ini sebesar 40%. Pada waktu ini,awan morning glory dapat mencapai panjang sampai 1.000 km dengan ketinggian 1-2 km. Tak jarang jaraknya dengan tanah hanya sekitar 200 meter dan kecepatannya hingga 60 km/jam. Terkadang awan yang terlihat hanya sebanyak satu buah, tapi kadang bisa sampai delapan awan sekaligus dalam sekali waktu pengamatan. Susunan awan ini sejajar satu sama lain dan memanjang secara horisontal. Dalam waktu beberapa jam ,susunan awan ini mulai merambat tanpa mengalami perubahan bentuk atau kecepatan.

     Penyebab munculnya awan ini belum diketahui secara pasti oleh para ahli. Akan tetapi,ada orang yang meyakini jika awan ini kemungkinan terbentuk karena tiupan angin laut dari barat yang kekuatannya lebih besar dan lebih hangat dibandingkan angin timur. Angin barat ini kemudian menggulung angin timur dan akhirnya membentuk awan morning glory. Kebenaran dari teori ini masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah.
readmore »»  

Pelangi Bulan,Pembiasan Cahaya Bulan di Malam Hari


     Wow,memang ada pelangi di malam hari? Sungguh menakjubkan ciptaan Tuhan. Biasanya pelangi terjadi pada siang hari beberapa saat setelah turun hujan. Pelangi terjadi akibat pembiasan cahaya matahari dan butiran air hujan. Pembiasan cahaya matahari ini mirip dengan yang terjadi pada prisma kaca yang menghasilkan warna merah,kuning,hijau,biru,nila,dan jingga.

     Pelangi bulan atau moonbow lebih jarang terjadi dibandingkan dengan pelangi yang biasa kita lihat di siang hari. Moonbow terjadi di malam hari ketika bulan berada pada titik terendah yaitu sekitar kurang dari 42 derajat di langit,lalu hujan turun berlawanan arah dengan bulan pada saat langit telah gelap. Sebenarnya bulan tidak memancarkan cahayanya sendiri,melainkan meneruskan cahaya matahari. Pelangi yang terjadi pada malam hari diakibatkan oleh pembiasan cahaya bulan. Moonbow akan terlihat pada saat bulan purnama atau hampir mencapai purnama. Namun,biasanya pelangi yang terlihat oleh mata kita hanya warna putih saja. Bila kejadian ini bisa kita abadikan menggunakan kamera maka warna-warni pelangi itu akan tampak dengan sempurna. Tapi jika pada saat itu cahaya bulan sangat terang,maka akan tampak pelangi merah meskipun dilihat dengan mata telanjang.

     Tempat yang sering terjadi Moonbow yaitu air terjun Victoria di perbatasan Zambia dan Zimbabwe. Kemudian pernah muncul juga disekitar air terjun Cumberland,Kentucky,Amerika Serikat. 
readmore »»  

Sabtu, 02 Februari 2013

Pelangi Terbalik,Bagaimana Bisa?

   
     Mengapa ada penampakan pelangi yang bisa terbalik? Hal ini desebabkan oleh tingginya kristal es yang terdapat di lapisan atmosfer. Pelangi umumnya terbentuk akibat sinar matahari yang menembus titik air-titik air di atmosfer,sedangkan pada pelangi terbalik yang terjadi adalah cahaya yang diterima oleh kristal es tadi direfleksikan lagi ke langit. Refleksi cahaya ini kemudian terurai menjadi spektrum yang berwarna-warni.

     Fenomena pelangi terbalik ini pernah disaksikan oleh penduduk Cambridge di Inggris dan sempat diabadikan pula oleh Jacqueline Mitton,seorang astronom berkebangsaan Inggris. Beliau mengatakan bahwa bentuk lengkungan pelangi ini terbalik begitu pula dengan susunan warna yang dihasilkannya.

     Terjadinya pelangi terbalik di Cambridge ini sangat mengejutkan,karena fenomena seperti ini seharusnya lebih sering ditemui di daerah yang lebih dingin seperti di kutub utara maupun selatan.

     Spektrum warna yang dihasilkan oleh pelangi terbalik ini tidak jauh berbeda dengan yang dialihkan pelangi yang biasa kita lihat. Pada bagian horizon berwarna merah,berpendar menjadi warna kuning dan hijau,lalu bagian ujungnya berwarna biru. Fenomena ini juga pernah terjadi di kota Laiyang,China. Menurut Simon Mitton,warna pelangi terbalik ini terlihat lebih cerah dibandingkan dengan pelangi biasa karena kurvanya yang langsung menghadap ke matahari.
Captain Grimm
readmore »»